Arti Kode SAE, JASO dan API pada Oli Mesin




Bagi anda yang pernah melakukan ganti oli pada kendaraan anda tentunya sedikit banyak pernah melihat tulisan SAE 10W-30 SJ Jaso MA, 15W-50 dan juga kode API SJ. Tetapi yang paling banyak kita tidak mengetahui apa maksud dari kode kode tersebut. Di dalam artikel ini mencoba memberikan penjelasan dari Arti Kode SAE, JASO dan API pada Oli Mesin yang ada pada kemasan oli. Tidak ada salahnya jika anda bisa mengetahui maksud dari kode kode tersebut.

Berikut penjelasan dari masing masing kode tersebut:

Arti Kode SAE pada Oli

SAE adalah singkatan dari Society of Automotive Enggineer sebagai identifikasi dari kekentalan oli. SAE sendiri adalah suatu asosiasi yang mengatur standarisasi di berbagai bidang seperti bidang rancang desain teknik, manufaktur, dll, sumber sae.org.

arti-kode-sae-jaso-api-service-oli

Pada kemasan oli akan tertulis SAE 10W-30, 10W-40 atau 20W-40, 20W-50. Angka paling depan adalah tingkat kekentalan oli pada suhu dingin dan angka setelah w atau paling belakang adalah tingkat kekentalan ketika mesin dalam kondisi bekerja atau sudah panas. Semakin besar angkanya maka semakin kental oli pada kondisinya. Semakin dingin suhu suatu wilayah, maka semakin encer tingkat kekentalannya, biasanya pada angka SAE 5W-35. Sedangkan untuk Indonesia yang cenderung panas adalah pada angka SAE 10W-30 sampai pada angka SAE 15W-50.

Arti Kode JASO

Selain Kode SAE, pada kemasan oli juga dituliskan yang biasanya ada JASO MA atau JASO MB. JASO sendiri adalah standarisasi yang dikeluarkan oleh Japanese Automotive Standards Organization terkait jenis oli terkait di mana saja bagian mesin yang boleh dilumasi oleh oli tersebut.

Baik yang pertama adalah JASO MA. JASO MA adalah jenis oli yang beri kategori untuk bisa melumasi bagian mesin, transmisi dan sekaligus melumasi kopling. Hal utama yang ditekankan adalah untuk pelumasan kopling, sehingga oli tipe JASO MA mampu melumasi kopling agar tidak selip. Jenis kendaraan yang wajib menggunakan oli tipe JASO MA yaitu jenis kendaraan Semi otomatis seperti sepeda motor bebek dan motor manual seperti motor sport dan motor dengan kopling tangan. Sepeda motor ini koplingnya ikut mendapatkan pelumasan dari oli, atau bisa disebut dengan kopling basah.

JASO MB sendiri adalah jenis oli yang hanya boleh melumasi transmisi saja. Jadi tidak bisa melumasi kopling. Jika digunakan untuk kopling cenderung menjadi selip dan kasar. Jenis kendaraan yang menggunakan oli JASO MB adalah jenis kendaraan seperti motor matic atau automatic dan mobil pada umumnya. Kendaraan ini, koplingnya tidak ikut mendapatkan pelumasan dari oli, atau biasa disebut dengan kopling kering.

Untuk Klasifikasi lengkap anda bisa lihat di: Klasifikasi JASO MA dan JASO MB

Arti Kode API atau API Service

Selain tingkat kekentalan dan jenis olinya, ada juga tulisan pada kemasan oli API SJ, API SL, API SM dan API SN yang terbaru atau juga ada API CH-4, API CJ-4 atau API CI-4. Ini adalah kode API Service. Untuk kendaraan bensin atau gasoline menggunakan kode S sedangkan mesin diesel menggunakan kode C. API sendiri adalah singkatan dari American Petroleum Institute adalah sebuah asosiasi perdagangan nasional yang lebih menitikberatkan pada pada industri minyak dan gas.

Untuk oli mesin API Service di tetapkan dalam kategori. Ini berdasarkan jenis teknologi kendaraan dan tahun keluaran kendaraan.

Untuk mesin bensin yang digunakan saat ini adalah API SJ, API SL, API SM dan API SN. SJ untuk mesin kendaraan 2001 kebawah status masih current, SL untuk mesin kendaraan 2004 kebawah status masih current, SM untuk mesin kendaraan 2010 kebawah status masih current, dan SN adalah yang terbaru saat tulisan ini dibuat dikeluarkan sejak Oktober 2010, jadi mesin tahun 2010 dan mesin yang terbaru sebaiknya gunakan API SN. nanti jika ada update API semoga bisa di update di blog ini.

Untuk mesin diesel yang diguakan saat ini adalah API CH-4, API CI-4 dan API CJ-4. CH-4 untuk mesin kendaraan 1998 kebawah, CI-4 untuk mesin kendaraan 2002 kebawah, dan API CJ-4 yang terbaru adalah untuk mesin kendaraan 2010 kebawah.

Untuk update API Service Category, anda bisa lihat di Standar API Service Oli Mesin.


Itulah arti kode SAE, JASO dan API Service pada kemasan oli, bagi anda yang belum mengetahui tentunya sekarang sudah mengetahuinya sehingga sudah bisa membaca kode tersebut pada oli yang anda gunakan. Jika anda ingin menggunakan oli merk lain dari yang direkomendasikan dealer, maka patokan anda adalah pada buku petunjuk manual kendaraan anda. Biasanya anda akan lebih sering menemukan kode SAE dan API Service. Selamat memilih oli yang sesuai dengan kendaraan anda.

6 komentar

Kl jaso sg+ maksudnya apa yah?

Hingga saat ini saya belum mengetahui untuk JASO SG+.

Jaso lengkap untuk semua tujuan adalah FA FB FC FD untuk mesin 2T.
JASO MA MB untuk mesin 4T dengan klasifikasi saat ini API SG SH SJ SL SM SN.
Jaso SG+ mungkin untuk Oli Jaso MB/MA dengan API Service minimal SG. atau penggunaan SG keatas. SG+ = SG keatas (SH SJ SL SM dan SN).

klo untuk mesin diatas 2010 pake oli Mesin dng Kategori API yang mana ?

Untuk tahun 2010 keatas sebaiknya gunakan API SN. Namun biasanya ada nilai API minimal pada buku manual kendaraan, sebaiknya menggunakan oli API apa minimalnya.

lho mas..punya saya honda blade 2012 tapi kok rekomendasinya malah oli mpx 1 yang API SJ ya?? padahal kan keluaran 2012

Sebenarnya keluaran 2001 API SJ statusnya masih Current mas. Jadi bisa dipakai. tetapi jika bisa mendapatkan SN kan tidak masalah.


EmoticonEmoticon