Cara Memilih Oli Mobil yang Baik




Saat ini banyak sekali pilihan oli untuk mobil. Dengan berbagai merk yang ditawarkan dan juga keunggulan yang diberikan. Tetapi tahukah anda bahwa tidak semua oli cocok dengan mobil anda. Pada artikel ini, kami mencoba menuliskan cara memilih oli mobil yang baik.

Seperti kita ketahui dipasaran sangat banyak merk dan keunggulan produk yang ditawarkan. Terkadang tak jarang ini bisa membuat pemilik kendaraan bingung harus memilih oli yang mana. Sebenarnya setiap kendaraan memiliki spesifikasi masing masing untuk penggunaan oli, jika kita mengetahuinya maka ini tidak akan sulit dan membingungkan. Bahkan variasi merk bisa menjadi cadangan jika merk yang kita suka stoknya habis.


Ada berapa pertimbangan dalam memilih oli untuk mobil. Spesifikasi oli dengan mesin biasanya akan dituliskan didalam buku petunjuk atau pedoman pemilik kendaraan. Jika ada produk dari suatu merk, kita tinggal menyesuaikan dengan spesifikasi yang ada di buku pedoman. Berikut beberapa pertimbangan yang bisa digunakan untuk memilih oli mobil anda.

Spesifikasi Mobil

Jika anda ingin membeli oli untuk kendaraan anda, maka sesuaikan dengan spesifikasi kendaraan anda. Di dalam buku manual pengguna sudah dijelaskan spesifikasi kendaraan dengan teknologi mesin yang dimiliki dan juga oli apa yang cocok dengan mesin kendaraan anda. Merk apapun olinya tidak menjadi masalah asalkan bisa diterima oleh mesin mobil.

Tingkat Kekentalan (Viskositas) Oli

Ini sama halnya dengan spesifikasi mesin pada kendaraan. Oli juga memiliki spesifikasi, salah satunya adalah tingkat kekentalan atau disebut dengan viskositas. Tingkat kekentalan oli dituliskan dengan kode SAE. Contohnya seperti SAE 10W-40 adalah oli yang memiliki tingkat kekentalan pada tingkat 10 saat mesin normal atau dingin dan tingkat kekentalan pada suhu panas adalah 40. Semakin tinggi angkanya maka semakin kental. Secara umum tingkat kekentalan oli adalah 5W-30, 10W-30, 10W-40, 15W-50, dan20W-50. Misalkan mobil anda memiliki spesifikasi mesin vvti dan harus menggunakan Oli dengan kekentalan 5W-30 hingga 10W-40. Maka anda bisa menggunakan Oli dengan kekentalan 5W-30, 10W-30, dan 10W-40. Jika anda menggunakan oli dengan spesifikasi lebih kental yaitu 15W-50 dan 20W-50 tidak akan cocok.

Kode W yang terdapat di belakang angka awal, adalah singkatan dari winter. Misalnya SAE 20W-50, berarti oli tersebut memiliki kekentalan SAE 20 untuk kondisi suhu dingin SAE 50 pada kondisi suhu panas. Dengan kondisi seperti, oli akan memberikan perlindungan optimal saat mesin start pada kondisi ekstrim sekalipun.

Kualitas Oli ( API Service)

Pertimbangan selanjutnya dalam memilih oli adalah kualitas oli (Api Service). Biasanya untuk mobil berbahan bakar bensin dengan kode S diikuti dengan satu huruf dibelakang yang menandakan tahun rekomendasi dipekenalkannya jenis kualitas baru. Hingga artikel ini ditulis kode yang ada sudah sampai SN. Semakin dekat huruf belakang dengan huruf Z maka semakin muda umur kendaraan yang dispesifikasikan. Untuk mobil mesin diesel berbahan bakar solar dengan kode API Service diawali dengan huruf C, contohnya yang terakhir adalah CJ-4.

Silahkan baca juga : Arti kode SAE JASO dan API pada oli mesin

Merk Oli Mobil

Saat ini telah banyak beredar pelumas untuk mesin mobil. Tetapi apapun merk yang digunakan tidak menjadi masalah asalkan spesifikasi oli sesuai dengan rekomendasi buku petunjuk kendaraan anda, baik untuk SAE, JASO dan juga API Service yang dimiliki.

Itulah beberapa pertimbangan dalam memilih oli mesin untuk mobil anda untuk artikel cara memilih oli mobil yang baik untuk kendaraan anda. Selamat memilih oli yang anda sukai dan juga sesuai dengan spesifikasi mobil anda.


EmoticonEmoticon